Sabtu, 10 Oktober 2009

Tentang Obat

Bismillah, Alhamdulillah, Washsholatu wassalamu 'ala Rosulillah, Muhammad ibni 'Abdillah, Wa'ala alihi wshohbihi waman tabi'a hudah...

Dunia pengobatan semenjak dahulu selalu berjalan seiring dengan kehidupan ummat manusia. Sebagai makhluk hidup, manusia sangatlah akrab dengan berbagai macam penyakit baik ringan maupun berat. Keinginan untuk berlepas diri dari seala jenis penyakit itulah yang mendorong manusia untuk berupaya menyingkap berbagai metode pengobatan, alamiah maupun kimiawi. Mulai dari mengkonsumsi berbagai tumbuhan baik secara tunggal maupun telah terkomposisikan, pemijatan, pembekaman, hingga operasi dan pembedahan. Semuanya dilakukan dengan trial and error.

Namun seiring dengan perkembangan peradaban manusia, seiring dengan meningkatnya heterogenasi lingkungan masyarakat, ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk teknologi produksi pangan juga mengalami peningkatan tajam. Budaya konsumerisme dan materialisme menggiring manusia untuk mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang dianggap praktis, lezat, dan penuh variasi. Berbagai makanan instan yang biasanya tak luput dari bahan pengawet, pemanis, pewarna, penyedap, dan sebagainya disinyalir sebagai sumber dan pemicu terjadinya berbagai penyakit. Disamping pola hidup yang kurang sehat.

Obat merupakan semua zat baik kimiawi, hewani, maupun nabati yang dalam dosis layak dapat menyembuhkan, meringankan, atau mencegah penyakit berikut gejalanya.

Untuk mencapai hidup yang sehat perlu usaha jasmani dan rohani, karena jasad tanpa ruh berarti mati. Upaya jasmani dengan pengobatan yang tepat. Upaya rohani dengan taqarrub ilallah (mendekatkan diri kepada Allah), tawakkal (berserah diri pada Allah), taubat (memohon ampunan kepada Allah dari segala dosa), serta taqwa (senantiasa menjalankan perintah Allah dan menjauhi segala laranganNYA).

Demikian, semoga bermanfaat.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar